Hak Belajar Mahasiswa Kampus Merdeka Dalam Perspektif John Dewey

Authors

DOI:

https://doi.org/10.47900/nptrs.v4i1.91

Keywords:

Hak Belajar, Kampus Merdeka, John Dewey, Pembelajaran, Pengalaman.

Abstract

        Artikel ini membahas tentang hak belajar dalam kampus merdeka. Dalam aturan terbaru bahwa Perguruan Tinggi (PT) wajib memberikan hak belajar bagi mahasiswa di luar PT sebanyak 2 semester atau setara 40 SKS, ditambah 1 semester  setara 20 SKS di luar prodi agar PT memiliki delapan kriteria indikator kerja utama (IKU), dimana salah satu diantaranya mahasiswa memperoleh pengalaman di luar kampus. Fokus masalah dalam artikel ini adalah: bagaimana memahami pesan sekolah sebagai alat sosial kesadaran dalam relasinya dengan hak belajar mahasiswa di luar PT; serta bilamana terjadinya titik temu antara berlangsungnya hak belajar mahasiswa di luar PT dengan tujuan institusi PT. Fenomena tersebut kemudian dilihat berdasarkan perspektif pembelajaran dari John Dewey. Artikel ini ingin menunjukkan hubungan dan relasi yang kuat antara hak belajar di luar PT dengan tujuan institusi PT dalam mengantar kompetensi mahasiswa menjadikan unggul, berkarakter, siap pakai, dan relevan dengan tantangan dan kebutuhan zaman, guna memiliki tercapainya profil lulusan, sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Sandar Pendidikan Nasional Pendidikan Tinggi.

Author Biography

  • Yustus Adipati, Cipanas Theological Seminary
    Theology

References

Al-Tabany, Trianto Ibnu Badar. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, Dan Kontekstual. Cet. II. Jakarta: Prenadamedia Group, 2015.

Dewey, John. Budaya Dan Kebebasan, Ketegangan Antara Kebebasan Individu Dan Aksi Kolektif, Jakarta. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1998.

———. How We Think. Boston: D.C Heath and Company, 1933.

Eby, Frederich. The Development of Christ Education. New Delhi: Prentice Hall, 1964.

Kelbulan, Emanuel, Jane S Tambas, Oktavianus Parajouw. “Dinamika Kelompok Tani Kalelon Di Desa Kauneran Kecamatan Sonder.” Jurnal, Agri-SosioEkonomi Unsrat 14, no. No.3 September (2018): 55–66.

Marat, Samsunuwiyati Marat, Siregar, Yuke R Siregar. Diktat Pengantar Psikologi Perkembangan. Bandung, 1994.

Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 8 Tahun 2012. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. Jakarta, 2012.

Roring, Asri Indri , Talumingan, Celcius, Loho, Agnes E. “Partisipasi Kelompok Tani Terhadap Dinamika Kelompok Tani Di Desa Ongkaw Dua Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan.” Jurnal, Agri-SosioEkonomi UnsratAgri-SosioEkonomi Unsrat 14, no. No. 1, Januari (2018).

Rusita Dewi Saputri, Anantanyu, Sapja Anantanyu, Wijianto, Arip. “Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Dengan Tingkat Perkembangan Kelompok Tani Di Kabupaten Sukoharjo.” Jurnal AGRISTA 4, no. No. 3 September (2016): 149–156.

Sanjaya, Wina. Kurikulum Dan Pembelajaran. Jakarta: Prenadamedia Group, 2008.

Sudiapermana, Elih. “PENDIDIKAN INFORMAL Reposisi, Pengakuan Dan Penghargaan.” Pendidkan Luar Sekolaah FIP UPI (n.d.).

Tanya, Eli. John Dewey: Falsafahnya Dan Falsafah Pendidikan. Cipanas, 1973.

———. John Dewey: Falsafahnya Dan Falsafah Pendidikann. Cipanas, 1973.

Tedjoworo, H. Imaji Dan Imajinasi. Suatu TelaahFilsafat Postmodern. Cet. ke 6. Yogyakarta: PENERBIT KANISIUS, 2001.

Toenlioe, Anselmus JE. Pengembangan Kurikulum: Teori, Catatan Kritis, Dan Panduan. Cet.I. Bandung: Refika Aditama, 2017.

Wulandari, Eti Munir, Setiani, Cahyati. Hubungan Antara Dinamika Kelompok Dengan Produktivitas Kelompok Tani Prosiding Seminar Nasional Kesiapan Sumber Daya Pertanian Dan Inovasi Spesifik Lokasi Memasuki Era Industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pertanian Kesiapan Sumber Daya Pertanian Dan Inovasi Spesifik Lokasi Memasuki Era Industri 4.0. Jakarta, 2020. uri: http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/9271.

Yulaelawati, Ella. Kurikulum Dan Pembelajaran, Filosofi Teori Dan Aplikasi. Bandung: Pakar Raya, 2004.

Downloads

Published

2023-06-25

How to Cite

Hak Belajar Mahasiswa Kampus Merdeka Dalam Perspektif John Dewey. (2023). The New Perspective in Theology and Religious Studies, 4(1), 75-95. https://doi.org/10.47900/nptrs.v4i1.91