Strategi Pendekatan Kontekstual Suku Sunda Melalui Nilai Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh
DOI:
https://doi.org/10.47900/gh2mtd41Kata Kunci:
Kekristenan, Komunitas Sunda, teologi kontekstual, dialog budayaAbstrak
Masyarakat Sunda di Jawa Barat memiliki identitas budaya yang kuat dalam hal silih asah, silih asuh dan silih asih. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi gereja dalam menyikapi persepsi tersebut melalui pendekatan kontekstual. Metode penelitian menggunakan studi pustaka terhadap literatur terkait teologi kontekstual dan budaya Sunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai budaya Sunda ke dalam liturgi dan pelayanan gereja dapat meningkatkan penerimaan masyarakat. Dialog harmonis dan partisipasi dalam kegiatan sosial juga menjadi kunci mengurangi resistensi budaya. Studi ini merekomendasikan pendekatan inkulturasi yang menghargai kearifan lokal tanpa mengabaikan esensi ajaran Kristen namun juga menghormati karakter sosial budaya suku Sunda.
Referensi
Alfarissy, Muhammad Ramdhan, and Hery Supiarza. “Menumbuhkan Falsafaf Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh Melalui Film Dokumenter ‘Pulo’” 9, no. 1 (2024): 1–5.
Alhafizh, Muhammad Fakhri, Caleb Effendi, Rouf Fathin Musthofa, and Tsasyshaum Alna Najmura. “Kaitan Silih Asih, Silih Asah, Dan Silih Asuh Dengan Sila Ke-3 Pancasila Sebagai Ideologi Negara Dan Falsafah Negara.” Jurnal Kewarganegaraan 5, no. 2 (2021): 671–680.
Ardiansyah, Azril Mochammad, Dea Arme Tiara Harahap, Elin Paulina, and Khairul Mujahidi. “Implementasi ‘Akuntansi Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh’ Dan Pemaknaan Laba Dalam Perspektif Budaya Sunda Pada UMKM Kota Sukabumi.” Aktiva : Riset Akuntansi dan Keuangan 6, no. 3 (2024): 6–8.
Cambah, Tahan Mentria, and Agunius Gosyen. “Kontekstualisasi Basa Dayak Ngaju Dalam Liturgi Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Di Jemaat Eben Ezer Banjarmasin.” Jurnal Teologi Pambelum 3, no. 1 (2023): 1–28.
Ekadjati, Edi S. Kebudayaan Sunda: Suatu Pendekatan Sejarah. Jakarta: Pustaka Jaya, 1995.
Joshua Project. “Sunda in Indonesia.” Last modified 2025. https://joshuaproject.net/people_groups/15121/ID.
Lukito, Andi Audi, and Hani Rohayani. “Hambatan Pemberitaan Injil Di Tatar Pasundan: Suatu Auto Kritik.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 7, no. 1 (2024): 144–163.
Makaampoh, March Faldry. “Perlindungan Hukum Terhadap Kebebasan Keberagaman Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia.” Lex Administratum : Jurnal Elektronik bagian Hhukum Administrasi Negara Fakultas Hukum Unsrat 3, no. 3 (2015): 85–94.
Malau, Oloria, Artime Halawa, Delima Sidabutar, Fransiska Simangunsong, and Zefanya Sirait. “Penginjilan Berbasis Komunitas : Pendekatan Partisipatif Dalam Misi Gereja.” Jurnal Pendidikan Tambusai 8, no. 2 (2024): 23059–23063.
Mulyani, Noni, Dedi Koswara, and Danan Darajat. “Relevansi Konsep Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di Era Society 5.0.” JSIM: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan 5, no. 4 (2024): 838–846.
Pabisa, Djonny, and Eunike Pratiwi. “Relevansi Teologi Misi Kontekstual Paulus Dalam Dinamika Sosial Budaya Kontemporer Berdasarkan Kisah Para Rasul.” Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 2 (2024): 89–108.
Rahmah, Sita Aulia. “Implementasi Kearifan Lokal Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Silih Wawangi, Silih Wawangi, Silih Wawangi Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik.” Sosietas Jurnal Pendidikan Sosiologi 10, no. 1 (2020): 791–800. http://ejournal.upi.edu/index.php/sosietas.
Riyanto, Thomas Galih Joko. “Tradisi Biantara Dan Paparikan Dalam Pembuka Tata Ibadat Pemberkatan Pertunangan Masyarakat Sunda-Katolik.” Melintas: An International Journal of Philosophy and Religion 38, no. 2 (2022): 206–229.
Rosidi, Ajip. Ciri-Ciri Manusia Dan Kebudayaan Sunda. Edited by Edi S. Ekajati. Masyarakat Sunda Dan Kebudayaannya. 1st ed. Jakarta: Girimukti Pasaka, 1984.
Sakul, Jimmy Allen, B.D Nainggolan, and Stimson Hutagalung. “Akulturasi Budaya ‘Sakasur, Sadapur, Sasumur, Salembur Dalam Penginjilan Berdasarkan Kisah Para Rasul 1:8.’” SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 12, no. 2 (2021): 142–154.
Sauky, M. Asfahani, and Bukhori Bukhori. “Makna Sosial Dalam Nilai-Nilai Budaya Sunda Pada Lakon Wayang Golek Ki Dalang Wisnu Sunarya.” TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial 4, no. 2 (2021): 155–167.
Sujati, Budi. “Tradisi Budaya Masyarakat Islam Di Tatar Sunda (Jawa Barat).” Ishlah: Journal of Ushuluddin, Adab and Dakwah Studies 1, no. 1 (2019): 37–51.
Suyatman, Ujang. “Sistem Kepercayaan Dan Karakteristik Masyarakat Sunda: Memahami Kembali Islam Teh Sunda, Sunda Teh Islam.” Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam 16, no. 2 (2019): 215–225.
Tamba, Wahyu Pratama. “Dinamika Kebebasan Beragama Dan Pendirian Rumah Ibadah Di Indonesia: Suatu Tinjauan Kritis Terhadap Peraturan Bersama Menteri.” Jurnal of Religious Policy 3, no. 2 (2024): 189–217.
Ujan, Bernardus Boli. “Penyesuaian Dan Inkulturasi Liturgi.” Jurnal Masalah Pastoral 1, no. 1 (2012): 13–27. https://ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/jumpa/article/view/5.
Wahyudin, Udin. “Fungsi Gamelan Degung Dalam Ibadah Minggu Di GJKI Motekar Jambudipa Bandung Barat.” Paraguna: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Pemikiran, dan Kajian Tentang Seni Karawitan 6, no. 1 (2019): 97–109. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/paraguna.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 ASEP YOSUA

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






