Pekabaran Injil dalam Pemikiran Andreas A. Yewangoe

Authors

DOI:

https://doi.org/10.47900/nptrs.v2i2.31

Keywords:

Pekabaran Injil, Matius 28, 19-20, Indonesia dan Andreas A. Yewangoe

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji mengenai pekabaran Injil dalam pemikiran Andreas A. Yewangoe. Dalam penelitian ini penulis mencermati bahwa gereja-gereja dari kalangan Injili di Indonesia memiliki pemahaman bahwa satu-satunya tugas gereja yaitu memenangkan jiwa-jiwa sebanyak mungkin bagi Tuhan. Pandangan ini jelas berorientasi pada penambahan jumlah populasi agama Kristen yang pada akhirnya kaum Injili di Indonesia dicap anti-sosial. Pandangan kaum Injili dapat berakibat terjadinya benturan antar golongan dan agama di masyarakat. Melalui pendekatan kepustakaan (literatur) Yewangoe menyimpulkan bahwa pekabaran Injil di Indonesia harus dipahami secara baru dalam konteks Indonesia yang majemuk diantaranya sebagai berikut: (1) dalam memahami Matius 28:19-20 terkait pemuridan Yewangoe menegaskan bahwa menjadi murid Kristus tidak harus meninggalkan agama sebelumnya (2) Yewangoe menolak pekabaran Injil sebagai kristenisasi (3) Yewangoe menawarkan pekabaran Injil sebagai presensia. Hal ini sepatutnya diapresiasi di tengah berbagai persoalan yang sedang terjadi seperti covid-19 agar kehadiran gereja dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

References

Aritonang, “Gagasan Pemikiran Andreas A. Yewangoe bagi relasi Islam dan Kristen di Indonesia”, Jurnal Teologi Reformed Indonesia, Vol. 10 No. 2 (2020): 133-147

http://www.reformedindonesia.ac.id/jurnal/index.php/JTRI/article/view/145.

Aritonang, “Peran Sosiologis Gereja dalam Relasi Antar Umat Beragama Indonesia” Jurnal Tedeum Vol. 9 No. 1 (Juli-Desember 2019): 69-101. http://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/article/view/9).

Aritonang, Arthur, “Kebebasan Beragama di dalam Pemikiran Andreas A. Yewangoe, “ Jurnal The New Perspective in Theology and Religious Studies, STT Cipanas, Vol. 1 No. 1 (2020): 35-26.

http://journalsttcipanas.ac.id/index.php/NPTRS/article/view/9.

Daulay, Richard M. Kristenisasi dan Islamisasi Umat Kristen dan Kebangkitan Islam Politik Pada Era Reformasi di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2014.

Jawak, Kalvinus. Teologi Agama-Agama Gereja Batak Karo Protestan (GBKP). Salatiga: UKSW Program Studi Doktor Sosiologi Agama Fakultas Teologi, 2014.

Margaret, Carmia, “Sumbangsih Pemikiran Poskolonial Bagi Wawasan Misi Injili,” Te Deum Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan, Vol. 10 Nomor 2 (Januari-Juni 2021): 139-169.

http://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/article/view/34/112

Memberitakan Injil di Tengah Masyarakat Majemuk: Tiga Dokumen Kontemporer Gerejawi. Jakarta: BPK Gunung Mulia dan PGI, 2018.

Namsi, Andersius. Islam dan Teologi Kontekstual Alkitabiah, (Jakarta: Yayasan Persekutuan Kristen Indonesia, OMF Indonesia, 2017.

Siburian, Togardo, “Gereja Misional di Tengah Pergumulan Manusia: Tinjauan Teologis,” Jurnal Stulos 16/1 (Januari 2018): 1-27.

Siwu, Richard A.D. Misi dalam Pandangan Ekumenikal dan Evangelikal Asia 1910-1961-1991. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

Stott, John. Murid Radikal Yang Mengubah Dunia. Tim Literatur Perkantas Jatim, 2013.

Talan, Yesri E., “Mengkaji Bahaya Sinkretisme dalam Konteks Gereja,” Sesawi Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 1 No. 1 (Desember 2019): 43-54.

https://sttsabdaagung.ac.id/e-journal/index.php/sesawi/article/view/5/5

Timo, Ebenhaizer Nuban, Meng-hari-ini-kan Injil di Bumi Pancasila Bergereja dengan Cita Rasa Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Yewangoe, Andreas A. Agama dan Kerukunan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002.

Yewangoe, Andreas A. dan Weinata Sairin. Suara-Suara Menyeruak Udara Serpihan-serpihan Pemikiran dipusaran Kehidupan Kekinian. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2009.

Yewangoe, Andreas A. Hidup dari Pengharapan Mempertanggunjawabkan Pengharapan ditengah Masyarakat Majemuk di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Yewangoe, Andreas A. Tidak Ada Penumpang Gelap Warga Gereja Warga Bangsa. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Yewangoe, Andreas A., “Misi Gereja dalam Konteks yang Berubah dan Majemuk,” Berita Oikoumene, Mei 2012.

Yosia, Adrianus, “Kaum Injili dalam Dialog Tertra-Aksi di Indonesia,” Jurnal Stulos 18/2 (Juli 2020): 217-238.

Sumber: Interview

Wawancara oleh penulis, Andreas A. Yewangoe, 11 Oktober 2019 pukul 14.00-16.05

Wawancara oleh penulis, Leonard Hale Jumat, 28 Februari 2021 pukul 14.00-14.20

Wawancara oleh penulis, Togardo Siburian, Sabtu, 6 Maret 2021 pukul 12.00-14.30

Daftar Laman

Tana, Yohanes Florianus. Kajian Tokoh Memahami Teori Dekonstruksi Jacques Derrida sebagai Hermeneutika Radikal, https://lsfdiscourse.org/memahami-teori-dekonstruksi-jacques-derrida-sebagai-hermeneutika-radikal/ diakses: Minggu, 8 Agustus 2021.

Downloads

Published

2021-12-15

How to Cite

Pekabaran Injil dalam Pemikiran Andreas A. Yewangoe. (2021). The New Perspective in Theology and Religious Studies, 2(2), 1-20. https://doi.org/10.47900/nptrs.v2i2.31